Minggu, 30 Januari 2011

Ampuni Aku, Tuhan

Telah tiba waktu melepas selimut
lalu membasuh diri dengan air suci
tetapi pagi ini terasa dingin sekali
alam pun masih menyapa kabut

Sudah saatnya hentikan kegiatan
di seberang jalan panggilan menanti
namun setumpuk tugas harus selesai siang ini
terlambat semenit akan dipotong honor bulanan

Lagi-lagi ada yang mengganggu
tidak tahukah aku sibuk berkemas-kemas
mana mungkin aku ada waktu
masih harus kubeli sepuluh kilogram beras

Selalu ada saja yang mengusik gendang telingaku
tidak tahukah kalau aku sedang menonton sinetron impian
tampilan layar kaca pun bukan lagi artis idolaku
mengapa selalu saja ada yang merusak penglihatan

Panggilan itu berkumandang kembali
biarkan saja aku masih makan malam
toh sebentar lagi aku akan gosok gigi dan cuci kaki
masih tersisa banyak waktu apalagi langit pun dalam kelam

Nanti kalau aku sudah kaya
kelak aku akan jadi orang terkenal
benar-benar aku akan dirikan masjid semegah angkasa raya
di depannya akulah yang pertama titipkan sandal

Tetapi sayangnya hidupku masih kembang kempis
aku harus bekerja keras untuk mencukupi semua kebutuhan
maukah Engkau mengerti aku yang menangis
berilah aku ribuan lagi kesempatan

Jadi, maafkan aku
ampunilah, aku Tuhan
kalau aku belum sempat memenuhi panggilanMu
sebab aku belum punya berlimpah harta simpanan

Tidak ada komentar: